Laman

Selasa, 01 Agustus 2017

Samsung Galaxy S8 Akan Dukung Google Daydream

Samsung Galaxy S8 Akan Dukung Google Daydream

INILAHCOM, San Francisco - Samsung Galaxy S8 dan Galaxy S8+ kabarnya akan mendukung untuk digunakan dengan virtual reality dari Google, Daydream View.

Mengutip Phone Arena, Google membenarkan sudah mengeluarkan platform Daydream VR untuk Galaxy S8 dan Galaxy S8+, namun masih belum diketahui kapan konsumen bisa memakai fitur tersebut.

Pada Juli lalu, Google menjanjikan akan ada 11 smartphone yang dapat dipasangi Daydream VR hingga akhir tahun ini.

Selain Samsung Galaxy S8 dan Galaxy S8+, beberapa smartphone lain yang lebih dulu mendukung Daydream VR adalah Pixel, Moto Z, Huawei Mate 9 Pro dan Porsche Design Mate 9, ZTE Axon 7, serta ASUS ZenFone AR.

Beberapa waktu lalu, penyedia layanan telekomunikasi di AS T-Mobile dan Verizon mengeluarkan pembaruan yang mendukung VR di kedua flagship terbaru Samsung itu. Tapi, belum diketahui kapan ketersediaan fitur itu secara global.



Kemkominfo Akan Normalisasi Telegram

Kemkominfo Akan Normalisasi Telegram

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menyatakan akan menyiapkan langkah untuk menormalisasi Telegram, yang diblokir sejak pertengahan Juli, setelah berdiskusi dengan pendiri layanan berkirim pesan tersebut, Pavel Durov.

"Kami sedang siapkan langkah-langkah untuk normalisasi, dalam minggu ini, " kata Samuel Abrijani Pangerapan, Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kemkominfo saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (1/8/2017).

Ia mengatakan kemungkinan Telegram versi desktop sudah bisa diakses minggu depan.

Baca juga: Ditemui Bos Telegram, Kominfo Buka Status Blokir?

Setelah pertemuan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dengan Durov hari ini untuk menindaklanjuti pemblokiran Telegram versi desktop, Pemerintah Indonesia dan Telegram juga sepakat membuat saluran komunikasi khusus.

Saluran komunikasi khusus itu akan memungkinkan tim Kemkominfo bisa melaporkan hal-hal terkait konten negatif lebih cepat dan efisien dan Telegram bisa meresponsnya lebih cepat pula.

Baca juga: Menkominfo Masih Takut Kecolongan Telegram

"Kami minta dibangunkan komunikasi langsung, punya channel khusus supaya respons cepat," kata Samuel.

"Mengurangi waktu merespons cukup signifikan," kata Durov, yang turut hadir dalam konferensi pers tersebut.

Durov berharap kanal khusus itu dapat mempercepat Telegram mengidentifikasi konten negatif, terutama yang berkaitan dengan propaganda terorisme, karena mereka kini memiliki anggota yang berbahasa Indonesia dalam tim mereka. [tar]



Mobil Diesel Dilarang Melintas di Stuttgart

Mobil Diesel Dilarang Melintas di Stuttgart

INILAHCOM, Stuttgart -  Mobil bermesin bakar tampaknya tak dibutuhkan lagi di masa depan. Dengan berbagai macam pilihan teknologi alternatif, mobil konvensional dianggap lebih kotor. 

Kini, mobil yang lebih ramah lingkungan ditawarkan dalam bentuk mobil  listrik sepenuhnya atau bahkan mobil bertenaga hidrogen. Pemerintah di Kota Stuttgart,Jerman pun ingin membatasi mobil yang lebih kotor.

Bloomberg mewartakan, pengadilan di kota Stuttgart, Jerman. baru-baru ini telah memutuskan untuk melarang mobil diesel di kota yang merupakan rumah bagi dua perusahaan otomotif raksasa, Mercedes-Benz dan Porsche.

Hakim Wolfgang Kern dari pengadilan administratif Stuttgart mengatakan larangan mengemudi diesel adalah satu-satunya solusi yang memadai untuk membersihkan udara dengan cepat yang memutuskan sebuah kasus yang dibawa oleh kelompok lingkungan karena kota tersebut gagal memenuhi tingkat emisi oksida nitrogen akibat asap.

“Dari 2010 hingga hari ini, pihak pemerintah telah gagal memenuhi tugas mereka dalam menurunkan tingkat emisi,” ujar Kern.

‘Larangan berkendara tersebut dapat dilaksanakan secara hukum karena perlindungan kesehatan di atas hak atas properti dan hak kebebasan berkendara.”

Para perusahaan otomotif, pemerintah federal, dan sejumlah pemerintah negara bagian Jerman berusaha untuk menghindari pelarangan tersebut dengan cara melakukan aksi recall (penarikan kembali) untuk memperbaiki standar emisi akibat skandal kecurangan mesin diesel yang sempat menguap kepermukaan dua tahun lalu oleh Volkswagen AG.

“Pelarangan tersebut pada dasarnya bukan solusi,” ungkap Communication Chief of Daimler Joerg Howe.

“Ada langkah lain yang bisa lebih mudah, efisien, dan cepat untuk mengurangi partikel debu halus dan kadar oksida nitrogen,” tambahnya.

Hal serupa diperkirakan juga akan dilakukan di negara bagian lainnya seperti Munich dan Berlin dikarenakan pihak pengadilan setempat juga tengah mempertimbangkan keluhan dari sebuah kelompok pemerhati lingkungan, Deutsche Umwelthlife.

Namun, para produsen otomotif beragumen bahwa mereka harus tetap memproduksi mobil berteknologi diesel sebagai langkah sementara sebelum beralih ke mobil listrik secara menyeluruh.

Dampaknya, tentu saja, hal ini telah menggerus penjualan mobil diesel di tengah keresahan konsumen terhadap keputusan tersebut.

Tidak hanya itu, larangan tersebut yang kemungkinan akan dilaksanakan di beberapa kota lainnya dipastikan berimbas pada industri yang telah mempekerjakan puluhan ribu karyawan untuk memproduksi kendaraan berteknologi diesel tersebut.



AMD Umumkan Seri Kartu Grafis Radeon RX Vega

AMD Umumkan Seri Kartu Grafis Radeon RX Vega

INILAHCOM, Sunnyvale - AMD secara resmi mengumumkan seri kartu grafis yang sudah lama ditunggu berbagai gamer pengguna PC dengan arsitektur Vega yang baru, yakni Radeon RX Vega.

Ada tiga varian kartu grafis Vega yang diperkenalkan AMD kali ini. Pertama adalah Radeon Vega 56, kemudian disusul Radeon Vega 64, dan Radeon Vega 64 Watercooled yang merupakan versi tertinggi.

Berikut adalah spesifikasi serta harga yang ditawarkan:

Radeon RX Vega 56

Radeon RX Vega 56 adalah model termurah, dengan 56 unit hit, kecepatan clock base 1156MHz, kecepatan clock 1471MHz, memori HBM2 8GB, prosesor 3584 stream, 256 unit tekstur, 12,5 miliar transistor dan 10,5 TFLOPs kinerja.

Sebagai perbandingan, GTX 1080 memiliki 9 TFLOP dan 1080 Ti memiliki 11,3 TFLOP.

Radeon RX Vega 64

Selanjutnya ada dua kartu Radeon RX Vega 64. Keduanya memiliki 64 unit hit, 4096 stream processors, 256 texture unit, memori HBM2 8GB, dan 64 ROP. Model berpendingin udara memiliki frekuensi dasar 1247MHz dan frekuensi penguat 1546MHz.

Model liquid cooled memiliki frekuensi dasar 1406MHz dan frekuensi boost 1677MHz. Ini memberi model berpendingin udara 12,7 TFLOP kinerja dan model pendingin cair 13,7 TFLOP. Sebagai referensi, Titan Xp memiliki 12,1 TFLOP.

Radeon RX Vega 64 Liquid Cooled Edition

Model 56 memiliki kain kafan plastik dengan kipas angin yang blower sementara model Vega 64 memiliki kain kafan logam dengan finishing alumunium dan LED merah di sudutnya.

Kedua model tersebut mencakup fitur seperti memori HBM2, antarmuka memori 2048-bit, Radeon FreeSync 2, cache bandwidth tinggi, encode/ decode H.265 / HEVC, dukungan HDMI 4K60, DisplayPort 1.4, TrueAudio Next, dan VSR.

RX Vega 64 ditawarkan dengan harga US$399 dan RX Vega 64 Watercooled US$499.

Sebagai alternatif, AMD juga memiliki paket - yang disebut Radeon Packs - untuk ketiga kartu di mana Anda mendapatkan US$200 pada monitor WQHD Curved Freesync Samsung CF791 34 inci yang akan datang, diskon $ 100 untuk paket Motherboard Ryzen 7 +, dan 2 game AAA (Prey + Wolfenstein II: Kolose Baru).

Ini menambahkan US$100 ke harga kartu yang disebutkan di atas, masing-masing dipatok denga harga US$499 dan US$599, dan RX Vega 64 Liquid Cooled Edition, yang hanya tersedia beberapa unit, dihargai US$699.

Ketiga kartu grafis itu sebagai konfigurasi standalone dan bundle khusus Radeon Packs yang akan tersedia mulai 14 Agustus mendatang.

 



Spotify Kini Miliki 60 Juta Pelanggan Berbayar

Spotify Kini Miliki 60 Juta Pelanggan Berbayar

INILAHCOM, London - Spotify mengumumkan bahwa layanan streaming musik mereka kini telah memiliki 60 juta pelanggan berbayar.

Jumlah pelanggan layanan perusahaan asal Swedia tersebut lebih dari dua kali lipat dari Apple Music yang hanya memiliki 27 juta pelanggan berbayar hingga awal Juni lalu.

Namun, Apple Music mengalami pertumbuhan pesat sejak diluncurkan dua tahun silam.

Spotify, yang diluncurkan pada 2008 dan hadir di 60 negara, mengeluarkan laporan tersebut untuk memperbarui laporan sebelumnya yang diumumkan pada Maret silam ketika jumlah pelanggan baru mencapai 50 juta.

Spotify mengungkapkan pada Juni lalu bahwa mereka total sudah memiliki lebih dari 140 juta pelanggan, yang berarti sebagian besar pelanggan menggunakan layanan tersebut secara gratis.



OPPO F3 Edisi Barcelona Siap Mendarat di Indonesia

OPPO F3 Edisi Barcelona Siap Mendarat di Indonesia

INILAHCOM, Jakarta - Setelah merilis produk andalan F1 Plus edisi spesial ‘Barcelona’ pada tahun lalu, kali ini OPPO segera menghadirkan edisi terbatas FC Barcelona Limited Edition untuk produk terbaru mereka, OPPO F3.

Dalam undangan yang diterima INILAHCOM, OPPO F3 FCB Limited Edition rencananya akan dirilis pada 7 Agustus mendatang di Jakarta. Namun belum dipastikan berapa unit yang bakal disediakan dan berapa harga yang akan dibanderol produk tersebut.

Untuk warna yang dihadirkan adalah merah, setelah sebelumnya OPPO F1 Plus edisi spesial FCB hadir dengan warna ungu.

Tahun lalu, F1 Plus FCB edition sempat dijual dengan harga yang tinggi. Karena jumlah unitnya yang terbatas, perangkat ini harganya diklaim sempat melambung hingga Rp35 juta.



Satelit Terkecil di Dunia Berhasil Capai Orbit

Satelit Terkecil di Dunia Berhasil Capai Orbit

INILAHCOM, New York - Breakthrough Starshot mengumumkan keberhasilan mereka mengirimkan Sprites, satelit terkecil di dunia ke orbit. Keberhasilan ini sekaligus menjadi langkah pertama mereka dalam usaha mencapai Alpha Centauri, sistem bintang terdekat dari tata surya kita.

Setiap sisi dari satelit Sprites hanya berukuran 3,5 sentimeter dengan bobot hanya 4 gram. Namun, di balik ukurannya yang mungil, satelit ini membawa banyak peralatan, termasuk prosesor komputer, panel surya, magnetometer, giroskop, dan radio untuk berkomunikasi dengan para peneliti di Bumi.

Pada 23 Juni 2017, enam satelit Sprites berangkat ke orbit dengan menumpang roket India yang juga tengah membawa satelit Venta dari Latvia dan satelit Max Valier dari Italia. Dua di antaranya berada di sisi Venta dan Max Valier, sedangkan empat lainnya akan dilepaskan oleh Max Valier setelah komunikasi dengan Bumi stabil.

Sejauh ini, para peneliti baru mendapat sinyal dari salah satu Sprites yang menumpang di samping Venta dan Max Valier. Empat Sprites yang dibawa Max Valier juga belum dilepaskan karena satelit yang lebih besar tersebut mengalami gangguan dengan antena radionya dan belum berkontak dengan Bumi.

"Kami telah mendapatkan sinyal dari salah satu Sprites, namun kami belum tahu yang mana karena belum mendapat kedua sinyal secara bersamaan," ujar Zac Manchester, seorang peneliti dari Harvard University yang mengepalai proyek ini kepada Scientific American.

Meski demikian, kepala eksekutif untuk Breakthrough Starshot, Pete Worden, menilai eksperimen ini sudah berhasil.

“Tujuan utama kami adalah untuk menunjukkan bahwa komunikasi dan sistem energi Sprites bisa bekerja di luar angkasa. Itu merupakan data mendasar yang dibutuhkan untuk melangkah lebih lanjut. Berdasarkan perspektif kami, eksperimen ini berhasil 100 persen,” ujarnya.

Sementara itu, Avi Loeb dari Harvard University, ketua komite penasihat untuk Breakthrough Starshot, mengatakan bahwa ratusan atau bahkan ribuan Sprites akan bisa diproduksi secara massal dan dikirimkan ke luar angkasa pada dekade berikutnya.

Ribuan satelit mini tersebut akan menciptakan jaringan luas untuk memonitor atmosfer dan bidang magnet bumi.

Selain itu, Sprites juga bisa digunakan sebagai asisten dalam misi eksplorasi planet asing. Dengan biaya yang relatif murah, yakni US$25 per unitnya, Manchester mengatakan bahwa Sprites nantinya bisa digunakan untuk melakukan hal-hal yang berisiko bagi wahana antariksa yang lebih besar dan mahal.