INILAHCOM, Tokyo - Seiring penjualan PS4 terus berlanjut, Sony baru saja mengumumkan bahwa untuk setiap lima penjualan PS4, satu di antaranya adalah PS4 Pro.
Perusahaan mengklaim bahwa pihaknya belum melakukan pekerjaan terbaik untuk membuat PS4 Pro tersedia.
Dalam wawancara dengan Time, Kepala Penjualan dan Pemasaran Global Sony Jim Ryan menyatakan bahwa hal itu bisa dilakukan dengan lebih baik.
"Ini jauh di depan harapan kita," katanya. "Seperti halnya dengan PlayStation VR, dan saya kira dalam meramalkan hal-hal ini, kami belum melakukan pekerjaan dengan sangat baik, produk ini sangat kekurangan pasokan, jadi itu adalah satu dari lima kendala berat."
Selain itu, Sony juga mengumumkan pencapaian membanggakannya dari penjualan perangkat tersebut. Perusahaan teknologi yang berbasis di Jepang itu terjual sebanyak 1 juta unit PlayStation VR.
Dengan pencapaian ini, Sony menempati posisi kedua di pasar VR, tertinggal dari Samsung Gear VR yang menempati posisi pertama dengan penjualan 5 juta unit.
Adapun HTC Viva ada di posisi ketiga dengan pencapaian angka penjualan 420 ribu unit, yang kemudian diikuti dengan posisi keempat yang ditempati oleh Oculus Rift dengan angka penjualan 243 ribu unit.
Sony mengakui bahwa jumlah angka penjualan ini diambil dengan hati-hati karena ada mengingat jumlah pengguna perangkat Sony PlayStation 4 sangat banyak hampir mencapai 60 juta unit.
CEO Sony Interactive Entertainment America Shawn Layden mengatakan bahwa mereka sempat kekurangan stok PlayStation VR sekitar Natal tahun lalu, dan mengakui keterbatasan pasokan. Sony berjanji PlayStation VR akan memenuhi semua permintaan konsumen pada akhir 2017. [ikh]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar