Laman

Sabtu, 29 Juli 2017

Mendiang Vokalis Ini 'Hidup Kembali' via Hologram

Mendiang Vokalis Ini 'Hidup Kembali' via Hologram

INILAHCOM, Los Angeles - Vokalis heavy metal legendaris yang sudah meninggal, Ronnie James Dio, akan 'dihidupkan' kembali via hologram. Seperti apa?

RollingStone melansir, ada wacana untuk menampilkan hologram dari Ronnie James Dio untuk tur keliling dunia tengah tahun ini.

Sebelumnya hologram Ronnie James Dio juga pernah tampil di festival musik metal Wacken 2016.

"Ronnie adalah orang yang selalu ingin bereksperimen dengan ide-de panggung baru, dan ia merupakan penggemar Walt Disney. Saya yakin ia akan setuju dengan proyek hologram ini," ungkap Wendy, istri dari Dio.

Sebelumnya beberapa tahun lalu, Rapper legendaris yang pula sudah meninggal, Tupac, tampil live via Hologram, di festival Coachella 2012.

Ronnie James Dio (lahir Ronaldo Giovanni Padovan pada 10 Juli 1942 di Portsmouth, New Hampshire – 16 Mei 2010), adalah seorang penyanyi heavy metal yang dikenal sebagai anggota Black Sabbath, Rainbow, dan Dio.

Selain itu, Dio juga dikenal sebagai godfather of metal selain Ozzy Ousborne, karena ia yang menciptakan simbol metal tiga jari.

Dio meninggal karena disebabkan menderita kanker perut.

Simak videonya di bawah ini:



Ketika Angin Tornado Mampu Angkat Mobil SUV

Ketika Angin Tornado Mampu Angkat Mobil SUV

INILAHCOM, New York - Angin tornado memang mampu mengangkat benda-benda berat, tak terkecuali mobil. Contohnya seperti kasus di bawah ini.

Kevin Karas dari New York, AS, membagikan video rekaman dari CCTV rumahnya, yang memperlihatkan angin tornado yang mengangkat mobil jenis Sport Utility Vehicle (SUV) miliknya.

Angin tornado ini menerjang rumah Karas pada 20 Juli 2017 kemarin. Cek rekamannya di bawah ini.



Dinginkan Bumi, Para Ilmuwan Serap Karbon Dioksida

Dinginkan Bumi, Para Ilmuwan Serap Karbon Dioksida

INILAHCOM, Oslo - Para ilmuwan menyerap karbon dioksida dari udara menggunakan kipas raksasa dan bersiap melepaskan gas itu dari balon guna meredupkan cahaya matahari sebagai bagian dari rekayasa iklim untuk mendinginkan Planet Bumi.

Di pedesaan dekat Zurich, perusahaan Swiss, Climeworks, mulai menyerap gas-gas rumah kaca dari udara tipis pada Mei lalu menggunakan kipas raksasa dan penyaring dalam proyek senilai US$23 juta yang disebut sebagai 'pabrik penangkap karbon dioksida komersial' pertama di dunia.

Di seluruh dunia, penelitian 'penangkapan udara langsung' yang hanya dilakukan oleh sejumlah perusahaan seperti Climeworks dalam beberapa tahun terakhir mendapat puluhan juta dolar AS dari sumber-sumber seperti pemerintah, pendiri Microsoft Bill Gates, dan Badan Antariksa Eropa ESA (European Space Agency).

Apabila dikubur di bawah tanah, sejumlah besar gas-gas rumah kaca yang diekstraksi dari udara akan membantu mengurangi temperatur global, langkah radikal melampui pemangkasan emisi yang menjadi fokus Kesepakatan Paris.

Climeworks menghitung sekarang butuh biaya sekitar US$600 untuk mengekstrak satu ton karbon dioksida dari udara dan kapasitas penuh pabrik mereka sampai 2017 hanya 900 ton per tahun. Itu ekuivalen dengan emisi tahunan 45 warga AS.

Dan Climeworks menjual gas ke rumah kaca terdekat sebagai penyubur untuk menumbuhkan tomat dan ketimun dan punya kemitraan dengan Audi, yang berharap bisa menggunakan karbon dioksida sebagai bahan bakar yang lebih hijau.

Direktur sekaligus pendiri Climeworks, Jan Wurzbacher, mengatakan bahwa perusahaannya memiliki ambisi mengubah planet dengan memangkas biaya hingga sekitar US$100 per ton dan menangkap satu persen emisi karbon global dari kegiatan manusia pada 2025.

"Sejak Kesepakatan Paris, bisnis secara substansial berubah," ia mengatakan, dengan perubahan minat investor dan pemegang saham menjauh dari penggunaan karbon dalam industri ke pengendalian perubahan iklim.

Namun, penalti untuk pabrik-pabrik, pembangkit listrik dan mobil yang membuang karbon ke atmosfer rendah atau tidak ada sama sekali. Di Uni Eropa biayanya hanya 5 euro per ton.

Dan mengisolasi karbon dioksida rumit karena gas itu hanya 0,04 persen di udara. Karbon dioksida murni hasil isolasi kemudian dikirimkan menggunakan truk-truk ke rumah-rumah kaca terdekat atau ke tempat pembuatan minuman yang meruap dengan biaya sekitar US$300 per ton di Swiss.

Perusahaan-perusahaan lain yang terlibat dalam penangkapan udara langsung meliputi Carbon Engineering di Kanada, Global Thermostat di AS, dan Skytree di Belanda, bagian dari proyek ESA yang awalnya ditujukan untuk menemukan cara menyaring carbon dioksida yang diembuskan astronot di pesawat luar angkasa. Demikian Reuters melaporkan.



Telkomsel Bangun Jaringan Hingga Daerah Terpencil

Telkomsel Bangun Jaringan Hingga Daerah Terpencil

INILAHCOM, Jakarta - Dalam upaya mendukung pemerintah memeratakan akses telekomunikasi di seluruh Indonesia, Telkomsel terus melakukan pembangunan infrastruktur jaringan hingga ke pelosok, termasuk di wilayah-wilayah berpenduduk yang belum memperoleh akses telekomunikasi.

Tahun ini rencananya Telkomsel akan membangun sebanyak 63 Base Transceiver Stations (BTS) di lokasi-lokasi pelosok melalui program Merah Putih.

Sebanyak 63 BTS Merah Putih yang akan digelar Telkomsel pada tahun ini tersebar di berbagai wilayah Indonesia, seperti di NTT (16 BTS), NTB (7 BTS), Maluku (11 BTS), Sulawesi (21 BTS), Papua (5 BTS), dan Kepri (3 BTS). Hadirnya 63 BTS baru di lokasi-lokasi tersebut diharapkan akan mampu melayani kebutuhan komunikasi dari sekitar 120.000 warga masyarakat yang sebelumnya memiliki kesulitan dalam mengakses layanan telekomunikasi.

Adapun sejak diluncurkan pertama kali di tahun 2008, proyek Telkomsel Merah Putih telah berhasil membuka jaringan di sekitar 450 lokasi dari ujung Barat hingga ujung Timur Indonesia, yang terus ditingkatkan layanannya dari sisi kualitas dan kapasitas.

Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah mengatakan, "Sejak awal beroperasi 22 tahun yang lalu, Telkomsel memiliki visi untuk menyatukan Indonesia melalui hadirnya layanan telekomunikasi di berbagai lokasi di Indonesia, sehingga masyarakat bisa saling terhubung kapan pun dan di mana pun. Komitmen ini terus kami pertahankan hingga saat ini, dimana kami konsisten membangun daerah-daerah pelosok agar tidak terisolasi dari sisi telekomunikasi."

Lebih lanjut Ririek menambahkan, "Saat ini telekomunikasi tidak hanya menjadi kebutuhan utama masyarakat di kota besar namun juga hingga ke pelosok. Untuk itu kami pun terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melalui layanan seluler yang kami hadirkan, sehingga lebih banyak lagi masyarakat di pelosok yang dapat menikmati layanan telekomunikasi dengan standar kualitas yang sama dengan wilayah lainnya di seluruh Indonesia. Kami berharap hadirnya layanan ini dapat turut mendorong perubahan yang lebih baik di berbagai sektor di wilayah terkait."

Di program Merah Putih, Telkomsel menerapkan teknologi berkonsep remote solution system yang dinamakan: Very Small Aperture Terminal-Internet Protocol (VSAT-IP) yang berbasis satelit ditambah dengan teknologi power supply yang menggunakan solar panel system.

Teknologi ini merupakan solusi layanan komunikasi yang cocok untuk diterapkan di daerah terpencil dengan infrastruktur yang sangat terbatas dan kondisi geografis yang sangat ekstrim, seperti pedesaan dan wilayah terdepan Indonesia.

Dengan diimplementasikannya teknologi ini, pelanggan dapat menikmati layanan suara, SMS, dan data dengan kualitas yang memadai.



Toyota Indonesia Ekspor Kendaraan ke 80 Negara

Toyota Indonesia Ekspor Kendaraan ke 80 Negara

INILAHCOM, Jakarta - Pada 1987, tujuan ekspor PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) hanya meliputi lima negara Asia Pasifik. Setelah tiga dekade berlalu, kini negara tujuan ekspor kendaraan dan komponen dari TMMIN sudah bertambah menjadi lebih dari 80 negara di kawasan Asia, Timur Tengah, Amerika Latin, Afrika, dan Oceania.
 
Dalam kurun tiga dekade ini, total ekspor kendaraan utuh bermerek Toyota mencapai lebih dari 1,1 juta unit, kendaraan terurai 833.500 unit, mesin utuh 1,47 juta unit, serta lebih dari 648 juta potong komponen dengan total nilai mencapai US$19 miliar atau sekitar Rp250 triliun.

Pada paruh pertama 2017, produksi kendaraan utuh di pabrik TMMIN mencapai 114 ribu unit. Toyota Fortuner menempati angka produksi tertinggi sebesar 44 ribu unit, diikuti dengan Toyota Kijang Innova sebanyak 33 ribu unit, dan Toyota Vios sebanyak 16 ribu unit.

Selain itu, Toyota Indonesia juga berusaha meningkatkan rasio komponen lokal pada hasil produksinya. Pada Etios Valco, Vios, Yaris, dan Sienta jumlah komponen lokal mencapai hingga 80 persen, sementara pada segmen MPV dan SUV kandungannya mencapai 85 persen.

Dibandingkan tahun lalu, performa ekspor kendaraan bermerek Toyota pada paruh pertama 2017 meningkat 18 persen menjadi 99 ribu unit, tepatnya 88 persen dari total ekspor nasional kendaraan Indonesia semester satu berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO).



Jumat, 28 Juli 2017

XL Axiata Gelar Youth Leadership Camp 2017

XL Axiata Gelar Youth Leadership Camp 2017

INILAHCOM, Jakarta - XL Axiata menyelenggarakan Program 'Youth Leadership Camp 2017' di tiga kota (Yogyakarta, Semarang dan Jakarta), yang bertujuan membentuk karakter kepemimpinan pada para pelajar tingkat SMA/SMK yang dipadukan dengan pemanfaatan teknologi digital secara positif.

Program yang mendapatkan dukungan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia ini akan melibatkan total 300 pelajar.

Kepala Seksi Penyelarasan Kejuruan DitPSMK Saryadi, ST. MBA, Kasi Program Direktorat Pembinaan SMS Muamar Surawidarto, SE,. MBA dan Chief of Corporate Affairs  Officer  XL Axiata, Eka B. Danuwirana membuka program ini di Kaliurang, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (28/7/2017).
 
Eka B. Danuwirana mengatakan bahwa tujuan utama dari program ini adalah memperbesar kontribusi XL Axiata dalam membantu menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan membentuk generasi muda yang berkarakter di lingkungan pelajar tingkat SMA/SMK.

"Kami melihat, kepemimpinan merupakan bekal bagi para siswa untuk berkehidupan di masyarakat nantinya. Melalui program ini juga diharapkan dapat mengatasi kekhawatiran akan pengaruh radikalisme serta intoleransi di kalangan pelajar tingkat SMA/SMK, sehingga kami menganggap perlunya suatu program yang dapat menumbuhkan dan menguatkan karakter para siswa," ujar Eka
 
Ia  menambahkan, Program 'XL Youth Leadership Camp 2017' merupakan program pengembangan kepemimpinan yang bertujuan membantu para pelajar untuk mempersiapkan ketrampilan inovatif yang harus dimiliki oleh pemimpin muda di masa depan.

Menurut dia, program ini juga merupakan respon atas berbagai isu yang menerpa dunia pendidikan Indonesia, antara lain sikap radikalisme, tidak saling menghormati sesama termasuk Perundungan, yang sebagian di antaranya terbentuk karena salah dalam memanfaatkan sarana digital.

Anak-anak muda yang memiliki karakter kepemimpinan yang kuat akan mampu memanfaatkan teknologi secara positif dan menghindarkan pengaruh negatif darinya.
 
Program 'XL Youth Leadership Camp' akan berlangsung selama 2 hari 1 malam, dalam bentuk pelatihan kepemimpinan (leadership workshop) yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan dalam bentuk permainan (games). Materi pelatihan bersifat penguatan kapasitas kepemimpinan dengan fokus pada kemampuan berpikir secara kritis dan kreatif, berkomunikasi yang efektif, digital team work, pemecahan masalah, outdoor team work dan emotional intelligence, serta etika berinternet dan Social Media 101.
 
Dari program ini, peserta dapat meningkatkan kemampuan komunikasi yang efektif. membentuk cara berpikir kritis dan kreatif dengan cara yang lebih praktis dan sistematis, serta melatih kemampuan mencari solusi dengan cara berpikir efektif, terstruktur dan sistematis.

Selain itu, peserta juga akan mampu memperkenalkan dan membiasakan penggunaan teknologi digital untuk efektitas kerja tim, dan meningkatkan kemampuan riset dengan memanfaatkan teknologi digital.

Para peserta juga akan mendapatkan kesempatan untuk belajar ketrampilan praktis berbasis kurikulum XL Future Leaders dengan dibimbing oleh para Fasilitator yang berpengalaman dan tentunya sertifikat program kepemimpinan dari XL Axiata.
 
Program 'Youth Leadership Camp 2017' ini merupakan pengembangan dari program donasi penyediaan akses internet berkecepatan tinggi '1000 Sekolah Broadband' yang telah XL Axiata luncurkan sejak awal tahun 2017 ke berbagai daerah di Tanah Air.

Kemendikbud juga merekomendasikan hal yang sama sehingga manfaat dari tersedianya sarana akses internet cepat akan bisa teraplikasikan secara nyata di setiap sekolah penerima serta mendukung visi digitalisasi dunia pendidikan.
 
Total sebanyak 150 sekolah yang mendapatkan undangan dari XL Axiata dan Kemendikbud untuk mengikuti program XL Youth Leadership Camp 2017 ini. Setiap sekolah yang terpilih wajib mengirimkan 2 orang, yang merupakan pemimpin di organisasi sekolah.

Mereka akan mengikuti perkemahan yang akan diselenggarakan di 3 kota, yaitu Yogyakarta (28 -30 Juli 2017), Makassar (18-19 Agustus 2017), dan Yogyakarta (18-19 Agustus 2017).

XL Axiata berharap para peserta akan dapat mempraktekkan dan membiasakan diri dengan bekal yang diterima selama perkemahan untuk digunakan dalam berbagai konteks ketika pulang ke sekolah asal. Mereka diharapkan juga akan membagikan atau memultiplikasi materi selama perkemahan kepada teman-teman sekolahnya.
 
Kerja sama XL Axiata dengan Kemendikbud dalam program ini mencakup penyusunan program, termasuk perencanaan Youth Leadership Camp. Selain itu, kedua pihak secara bersama-sama memastikan kurikulum dalam Youth Leadership Camp sesuai dengan kebutuhan siswa yang menjadi peserta.

Pihak Kemendikbud juga memberikan arahan untuk sekolah-sekolah yang perlu diundang untuk mengikuti perkemahan. Terakhir, kedua pihak akan bersama-sama memantau efektifitas program Youth Leadership Camp ini.

Kemendikbud sendiri berharap program ini akan meningkatkan pengetahuan siswa, di luar apa yang diajarkan di sekolah, untuk bekal masa depan sesuai tuntutan zaman, selain juga akan membantu memperkuat peran swasta untuk mendukung Kemdikbud bersinergi memajukan dunia pendidikan di Indonesia.



Samsung Exynos Baru untuk Galaxy A7 dan C10?

Samsung Exynos Baru untuk Galaxy A7 dan C10?

INILAHCOM, Seoul -  Samsung dilaporkan berencana merilis dua SoC baru akhir tahun ini. Dinamai sebagai Exynos 7885 dan 9610, duo ini diharapkan hadir dengan core Cortex-A73 terbaru dan GPU Mali-G71. Sementara yang pertama akan diperuntukkan Galaxy A7 (2018), Exynos 9610 mungkin hadir untuk Galaxy C10.

Exynos 7885 dikabarkan menjadi chipset FinFET 10nm dengan dua core CPU ARM Cortex-A73 (clocked on 2.1GHz) dan empat core CPU ARM Cortex-A53. Chipset Ini juga akan menggunakan radio LTE terintegrasi dan GPU Mali-G71, namun informasi mengenai jumlah inti GPU belum terungkap.

Sedangkan Exynos 9610 adalah chipset high-end berdasarkan teknologi FinFET 10nm Samsung, dan dilengkapi dengan CPU octa-core 64-bit.

Ini dikabarkan akan menampilkan empat core ARM Cortex-A73 (clock di 2.4GHz) dan empat core ARM Cortex-A53 yang hemat daya. Bahkan chipset ini dikabarkan menggunakan GPU Mali-G71 dan modem LTE terintegrasi.

Samsung memproduksi 10nm chipset Snapdragon 835 untuk Qualcomm, namun yang terakhir dilaporkan telah memutuskan untuk pindah ke TSMC untuk 7nm Snapdragon 845.

Chipset Apple A10 dan A11, di sisi lain, telah diproduksi oleh TSMC, namun dikabarkan bahwa Samsung baru-baru ini meyakinkan Apple untuk menggunakan proses 7nm untuk chipset A12.